To The Daughters of Mine

“Setapakmu, Kelak mungkin akan berbeda arah denganku. Lajumu, Pasti akan jauh melampaui kecepatanku. Tapi jangan lupa untuk sesekali melambat. Agar kamu bisa merekam apa yang belum terlewat. Tak perlu tergesa. Karena yang sudah terencana akan sabar menunggu di sana. Dan setiap kali kamu pulang, Kita akan berbincang tentang sepatu-sepatu yang kita kenakan.” *** “Those little…

On BTS: Catching up with the rest of the world

This might sound ridiculous amid the waves of KPop, but to be honest, I’m zero about Korean pop culture. I learnt about it during my master program when I took the Media in Asia course. But apart from its historical context, its massive and rapid development, I know nothing. And  I’m not a huge fan of…

Menyuruh Anak ke Warung

Bagi sebagian orang tua, menyuruh anak membeli sesuatu di warung mungkin hanyalah perkara sepele. Hanya soal permintaan tolong sederhana yang tidak perlu dibesar-besarkan. Apa sih istimewanya mengirim anak berbelanja? Tapi buat saya, menyuruh anak ke warung adalah momen serius yang terkait banyak hal. Tidak hanya soal memberi kepercayaan, tapi juga soal kemandirian, rasa percaya diri…

Kali Kelima

Kami pindah rumah lagi! Ya, awal April lalu kami pindah rumah lagi. Dan ini adalah kepindahan saya yang keempat, serta kelima untuk suami. Sewaktu mengunggah foto terakhir di Stångby beberapa waktu yang lalu, sejumlah kawan mengira kepindahan kami adalah back for good. Bahwa program S3 suami sudah selesai dan kami pulang ke Indonesia. Itu hoax….

Where to shop second-hand stuff in Lund?*

As a country that is eager to create a zero waste society, second-hand items are highly valued in Sweden. It goes beyond lifestyle and has become an essential part of Swedish everyday life. Swedes have been said to have a deeply rooted habit of selling and donating old things, which means there are plenty of…