#ceritamusimdingin

Musim dingin memang identik dengan suasana sendu. Cocok untuk merenung dan mengharu biru. Ditambah dengan keberadaan bayi mungil yang membuat lebih jarang keluar rumah, jadilah hari-hari dilalui dengan sesekali menulis puisi (kalau sempat dan sedang ada ide tentu saja 😀 ). Puisi-puisi pendek ini sebelumnya sudah saya unggah di Instagram dengan tagar #ceritamusimdingin. Saya tuliskan…

Giving Birth in Sweden: A Personal Story*

Monday, 3rd of December 2018, I woke up with severe pain in my abdomen and my lower back. ”This is it. Labor had begun,” I thought. But I wasn’t entirely correct. The contractions started but it took two weeks for my baby to arrive. What a journey it was. These are the highlights of my…

14 Hari untuk Selamanya (Cerita Melahirkan di Swedia)

Senin (3/12) dini hari, saya terbangun karena sakit di perut dan pinggang bagian bawah. ”Wah, mulai kontraksi,” batin saya. Berusaha (sok) tenang, saya mempraktekkan teknik pernafasan dari sesi yoga yang sempat saya ikuti. Nyeri berkurang, tapi kontraksi masih berlanjut. Saya cek jam, masih berjarak 20-30 menit. Masih lama. Tak lama kemudian suami saya bangun dan…

Begin Again

Never crossed my mind before that I would have to learn a totally new language when I’m already 30+. I mean, I’ve been doing just fine with my English skill. I don’t find any difficulty to communicate here in Sweden as most people speak English fluently. I also mostly work in English environment, so there…

“Lund dingin ya, Hay?”

Dua minggu terakhir ini, rumah mungil kami kedatangan tamu-tamu dari jauh. Rombongan tamu pertama, teman SMA saya yang sekarang bekerja di Texas, Amerika Serikat. Rombongan berikutnya, teman-teman kuliah S1 suami saya (yang kemudian jadi teman saya juga) dengan komposisi cukup unik: yang satu saat ini sedang bermukim di Jerman sedangkan yang satunya tinggal di Jakarta…