#ceritamusimdingin

Musim dingin memang identik dengan suasana sendu. Cocok untuk merenung dan mengharu biru. Ditambah dengan keberadaan bayi mungil yang membuat lebih jarang keluar rumah, jadilah hari-hari dilalui dengan sesekali menulis puisi (kalau sempat dan sedang ada ide tentu saja 😀 ). Puisi-puisi pendek ini sebelumnya sudah saya unggah di Instagram dengan tagar #ceritamusimdingin. Saya tuliskan…

“Lund dingin ya, Hay?”

Dua minggu terakhir ini, rumah mungil kami kedatangan tamu-tamu dari jauh. Rombongan tamu pertama, teman SMA saya yang sekarang bekerja di Texas, Amerika Serikat. Rombongan berikutnya, teman-teman kuliah S1 suami saya (yang kemudian jadi teman saya juga) dengan komposisi cukup unik: yang satu saat ini sedang bermukim di Jerman sedangkan yang satunya tinggal di Jakarta…

Menu-menu Gampang di Perantauan

Salah satu hal yang sering dikeluhkan ketika tinggal di luar negeri adalah soal makanan. Lidah Indonesia yang terbiasa dengan nasi dan makanan yang dibalut berlayer-layer bumbu membuat makanan luar jadi seolah tak berasa. Tidak mengenyangkan. Atau minimal membosankan. Makanan adalah juga salah satu hal yang kerap membuat orang Indonesia homesick, alias kangen rumah alias tidak…

#mylifeasawriter

This morning, right after I took Hayya to school and Zaki left for work, I sat in front of my computer, was ready to continue writing a serial for a magazine in Indonesia. I had this feeling that everything would go smoothly. I opened my file, sipped my coffee, turned on the music and I…

Finding Home in Sweden

When I first noticed that the slogan of IKEA, the Swedish-originate-Dutch-based home furnitures, kitchen appliances specialist, is: “Home is the most important place in the world,” I started to think that it’s indeed the best way to describe how house is generally perceived in Sweden (and also a smart persuasive message for the customer of…