Kali Kelima

Kami pindah rumah lagi! Ya, awal April lalu kami pindah rumah lagi. Dan ini adalah kepindahan saya yang keempat, serta kelima untuk suami. Sewaktu mengunggah foto terakhir di Stångby beberapa waktu yang lalu, sejumlah kawan mengira kepindahan kami adalah back for good. Bahwa program S3 suami sudah selesai dan kami pulang ke Indonesia. Itu hoax….

Saya batal Golput tahun ini

Saya batal Golput tahun ini. Pemilu tahun ini terasa lebih dilematis daripada sebelum-sebelumnya. Kenapa? Karena pilihannya bukan lagi madu lawan cuka. Tapi cuka merek A atau cuka B. Sama saja asamnya. Salah satu kandidat sama sekali bukan pilihan untuk saya. Mereka yang masa kecilnya mempertanyakan ketiadaan pilihan (kenapa harus suka kuning kalau sukanya warna lain,…

Mengapa Swedia Peduli dan Mengapa Kita Lupa

Tiga bulan terakhir, pemberitaan tentang Greta Thunberg, anak muda Swedia yang mogok sekolah karena mengkampanyekan perubahan lingkungan memenuhi media dan lini masa saya. Di waktu yang hampir bersamaan, muncul kabar tutupnya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, dan keresahan warga Jogja soal mau dibawa ke mana sampah-sampah mereka. Belum soal kabar paus yang mati…

Post-natal Reflection

Hari Minggu (17/2) kemarin, Baby K genap dua bulan. Di hari itu awalnya saya berniat menuliskan refleksi paska kelahiran. Sekalian memperingati ulang bulan. Cocoklah momennya, pikir saya. Tapi karena satu dan dua hal (baca: rutinitas ibu baru dan tanggungan pekerjaan yang mesti segera dirampungkan 😅), akhirnya saya baru sempat menuliskan refleksi hari ini, alias telat…

Giving Birth in Sweden: A Personal Story*

Monday, 3rd of December 2018, I woke up with severe pain in my abdomen and my lower back. ”This is it. Labor had begun,” I thought. But I wasn’t entirely correct. The contractions started but it took two weeks for my baby to arrive. What a journey it was. These are the highlights of my…