-
Soundtrack Sinetron
Anda masih ingat lirik lagu ini? “Di sudut jendela, ku menatap hampa, lembaran cerita, tentang kita berdua.. kutunggu kau datang malam ini, sampai hampir pagi galau rasa hati, tak sadar ku bernyanyi..” (soundtrack sinetron Kupu-Kupu Kertas, tayang di Indosiar) Atau mungkin lagu yang ini? “Hari berganti hari, seolah waktu akan berlari, kejar sesal di hati, →
-
Namanya juga Sinetron
Tulisan ini, lagi-lagi soal televisi, soal keisengan saya akhir pekan lalu, saat saya mencoba menikmati sebuah sinetron di salah satu televisi swasta.. Seperti biasa, saya melalui waktu-waktu saya menonton televisi dengan beragam kometar sinis. Bagaimana saya tidak berkomentar sinis? Banyak kejanggalan dan ketidaklogisan yang saya temui dalam sinetron bergenre drama dan bertema setengah mistis setengah →
-
Negeri “REG”
Setiap negara, pasti punya julukan. Ada yang disebut negeri gajah putih, ada juga yang disebut negeri pagoda, atau ada juga yang mengklaim dirinya sebagai negeri seribu satu malam (atau itu hanya dongeng ya?). Penasbihan suatu negara sebagai negeri A, negeri B atau negeri-negeri yang lain pasti disertai alasan-alasan tertentu. Baik yang rasional (karena negara yang →
-
Hubungan Saya dengan Televisi
Perkenalan saya dengan televisi dimulai sejak saya masih kecil.. Waktu itu, televisi di rumah saya berukuran 14” dan sering menayangkan tayangan favorit saya: Si Unyil dan Album Minggu Kita Saya tidak menyadari “kedekatan hubungan” saya dengan televisi sampai tadi malam, saat saya sedang memunguti kembali kenangan-kenangan masa kecil saya, saya teringat puisi pertama saya, yang →
-
Kesal dengan Media
Pagi ini.. Sewaktu saya tengah bersiap-siap untuk berangkat kerja, saya dibuat kesal oleh salah satu presenter yang tengah membawakan acara di sebuah stasiun televisi swasta. Presenter tersebut tengah mewawancarai seorang anak kecil yang akhir-akhir ini wajahnya kerap muncul di televisi. Seorang balita berambut keriting yang kalau tidak salah memerankan tokoh sebagai Seina. Ya, si seina →