Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan (Tentang S3 di Swedia)

The actual PhD student. I’m just his spokesperson 😀

Sejak suami memulai S3-nya di Lund University sekian purnama lalu, banyak pertanyaan yang masuk ke kotak pesan saya. Baik dari teman yang saya kenal, atau dari sembarang orang yang terhubung lewat LinkedIn dan halaman website saya.

Isinya sendiri macam-macam. Mulai dari pertanyaan tentang S3 di Swedia secara umum, hingga pertanyaan lebih detail soal ijin tinggal, bagaimana prosedur membawa keluarga, besar dan cakupan beasiswa, hingga hal-hal turunan lainnya.

Anehnya pertanyaan-pertanyaan itu justru lebih sering diajukan ke saya, yang sebenarnya bukan pelaku 😅 , dan bukannya ke suami, si mahasiswa S3 sendiri. Mungkin karena saya lebih aktif secara online (baca: lebih selo 😜 ) sementara suami susah dicuri waktunya (dikirimi pertanyaan kapan, dijawabnya kapan-kapan 😄 ).

Sebagian pertanyaan itu saya rangkum di sini, siapa tahu berguna bagi yang sedang mencari informasi serupa. Sekaligus sebagai rekam jejak atas apa yang sudah kami lalui dalam beberapa tahun terakhir.

2 Thoughts

  1. aku baru tahu loh kalo S3 itu semacam kerja.. maklum aku ngga pernah sekolah lanjutan lagi setelah S1, wkwkw..

    postingan ini menjawab pertanyaanku juga tentang S3 😆

    1. Wekekekekek, cuma di Scandinavian countries yg model begini, Zam. Eropa lain umumnya cari supervisor dulu trus nyari beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa gitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s