• Kali Kelima

    Kami pindah rumah lagi! Ya, awal April lalu kami pindah rumah lagi. Dan ini adalah kepindahan saya yang keempat, serta kelima untuk suami. Sewaktu mengunggah foto terakhir di Stångby beberapa waktu yang lalu, sejumlah kawan mengira kepindahan kami adalah back for good. Bahwa program S3 suami sudah selesai dan kami pulang ke Indonesia. Itu hoax.

  • Saya batal Golput tahun ini

    Saya batal Golput tahun ini. Pemilu tahun ini terasa lebih dilematis daripada sebelum-sebelumnya. Kenapa? Karena pilihannya bukan lagi madu lawan cuka. Tapi cuka merek A atau cuka B. Sama saja asamnya. Salah satu kandidat sama sekali bukan pilihan untuk saya. Mereka yang masa kecilnya mempertanyakan ketiadaan pilihan (kenapa harus suka kuning kalau sukanya warna lain,

  • First Decade of Forever

    Thursday (7/3) was me and Zaki’s 10th wedding anniversary. I can’t believe myself it’s been a decade. Zaki and I met in 2006. We instantly connected and developed feeling for each other. It wasn’t long for us to decide that we want to be together, which is kinda weird because theoretically speaking, we’re two strong

  • Post-natal Reflection

    Hari Minggu (17/2) kemarin, Baby K genap dua bulan. Di hari itu awalnya saya berniat menuliskan refleksi paska kelahiran. Sekalian memperingati ulang bulan. Cocoklah momennya, pikir saya. Tapi karena satu dan dua hal (baca: rutinitas ibu baru dan tanggungan pekerjaan yang mesti segera dirampungkan 😅), akhirnya saya baru sempat menuliskan refleksi hari ini, alias telat

  • Begin Again

    Never crossed my mind before that I would have to learn a totally new language when I’m already 30+. I mean, I’ve been doing just fine with my English skill. I don’t find any difficulty to communicate here in Sweden as most people speak English fluently. I also mostly work in English environment, so there