-
Mungkin Saja
Karena kita begitu dekat, Sekaligus begitu jauh.. Maka ijinkanlah aku memelukmu lewat kata Menyampaikan isyarat yang sejak tadi mengambang di udara Mungkin tentang cinta Mungkin juga tentang kita Mungkin kita = cinta Mungkin saja.. -Jogja, 12 Januari 2009- Hayu →
-
Prasojo
Prasojo. Apakah kata ini mengingatkan Anda pada nama sesorang? Atau nama rumah makan yang pernah Anda kunjungi beberapa waktu lalu? Bisa jadi ya, tapi saya tidak akan membahas soal itu. Saya akan (sok) berpikir politik kali ini. Meskipun saya dibuat haus karenanya. Prasojo merupakan Bahasa Jawa dari kebersahajaan. Bisa juga diartikan sebagai kemampuan sesorang untuk… →
-
Potensi Lokal Perbukitan Selatan yang Terabaikan*
*Sedikit cerita mengenai tulisan ini juga bisa ditemukan di blog saya yang lain: Cervo Volante. Perbukitan selatan yang saya maksud disini adalah Gunung Kidul. Kampung halaman saya. Dalam beberapa kali eksplorasi dan rekreasi, saya menemukan banyak sekali potensi yang sesungguhnya dipunyai oleh perbukitan kapur itu. Sejumlah sungai bawah tanah, beraneka goa, dan tentu saja pantai-pantai… →
-
Musim Semi Datang Lagi
Musim semi baru saja datang lagi Setelah musim dingin yang membekukan dan tak henti-henti Ah, semak-semak yang hijau itu menarikku Mencoba mendekatkanku Aku nyaris saja tak kuasa Tapi entah kenapa seperti ada yang menahanku Untuk tak segera beranjak kesana Mungkin karena aku belum yakin Barangkali karena kesadaranku belum pulih benar Tapi aku tak ingin musim… →
-
“Kalau Ibuku Penjual Tomat, Mau Apa Kamu?” (Persoalan Teknis Dalam Jurnalisme)
Sabtu lalu (13/12) saya mengikuti roundtable discussion Jurnalisme dan Etika Publik yang diselenggarakan oleh LP3Y dan Tifa Foundation di Jogja Plaza Hotel (dulu Radison). Dalam diskusi tersebut, saya kurang menyepakati pendapat yang mengemukakan bahwa dalam Jurnalisme, di Indonesia khususnya, persoalan teknis sudah selesai. Meskipun mungkin pendapat tersebut dilontarkan dalam konteks bahwa ada persoalan yang lebih… →