Menu-menu Gampang di Perantauan

Salah satu hal yang sering dikeluhkan ketika tinggal di luar negeri adalah soal makanan. Lidah Indonesia yang terbiasa dengan nasi dan makanan yang dibalut berlayer-layer bumbu membuat makanan luar jadi seolah tak berasa. Tidak mengenyangkan. Atau minimal membosankan. Makanan adalah juga salah satu hal yang kerap membuat orang Indonesia homesick, alias kangen rumah alias tidak…

Jakarta (CGK)-Copenhagen (CPH), enaknya naik apa?

Sejak pindah ke Swedia dan beberapa kali menempuh rute CGK-CPH dengan bergonta-ganti maskapai, sejumlah kawan meminta saya mereview rute dan maskapai-maskapai tersebut. Sejujurnya, saya (atau kami lebih tepatnya), tidak punya preferensi khusus dalam memilih maskapai. Hanya tiga hal yang selama ini kami jadikan acuan: Satu kali transit (karena lebih dari itu terlalu rempong buat kami…

Lund, Jogja dan segala sesuatu di antaranya

Pulang tahun ini bisa dibilang sedikit di luar rencana. Awalnya kami berniat pulang ke Indonesia di akhir tahun, sekalian mengungsi dari musim dingin Swedia yang ajaib. Juga menunggu tabungan agak ”mendingan” dulu setelah libur panjang musim panas tahun lalu 😅. Tapi dua kabar baik di bulan Maret membuat kami menata ulang semua rencana perjalanan. Pertama,…

Mengapa Perlu Membaca Buku?

Ramai pembahasan soal adaptasi novel Bumi Manusia ke film membawa serta diskusi tentang tradisi membaca buku di Indonesia. Terutama setelah bermunculan komentar-komentar dari mereka-mereka yang (sepertinya) belum pernah membaca Bumi Manusia, tidak kenal karya-karya Pramoedya Ananta Toer, atau setidaknya malas googling. Banyak yang berasumsi bahwa mereka yang berkomentar kurang pas tersebut adalah generasi milenial. Anak…

Jeritan Anak Semua Bangsa tentang Bumi Manusia

Tak biasanya saya berisik (atau sebut saja nyinyir) di dunia maya. Kalaupun pernah, masih bisalah dihitung dengan jari. Saya memang sengaja tidak mengumbar pendapat dan preferensi di akun-akun media sosial. Saya tak ingin mengumbar pilihan dan keberpihakan. Baik dalam hal politik atau remeh temeh keseharian. Alasannya sederhana, tak ingin terjebak dalam ingar bingar pendapat tak…