Di Bawah Pohon Berdaun Salju | Under The Snow-Leaf Tree

Di bawah pohon berdaun salju itu, kutemukan kita. Duduk berdua menatap ranting-ranting putih yang mulai merenta. Aku akan mengeluh kedinginan. Lalu kau akan merapatkan pelukanmu. Dan para tetangga akan bertanya-tanya. Untuk apa kita duduk berdua di bawah pohon berdaun salju. Saat suhu tak mau bergerak dari titik beku. Yang tak mereka tahu, di bawah pohon…

Catatan Akhir (Kuliah) S2

Beberapa bulan terakhir, saya menerima pertanyaan dari beberapa rekan tentang bagaimana rasanya kuliah S2 bareng suami dan punya bayi. Lebih tepatnya, how did we do it? How did we survive? 😀 Saya tidak langsung merespons. Sebagian karena saya sendiri sudah hampir lupa. Ngomong-ngomong, saya kuliah master tahun 2011-2012 jadi sudah lebih dari lima tahun yang…

Sepatu

Wajah saya mendadak sumingrah saat kami melewati satu toko di Klostergatan. Sayapun berhenti sebentar. Menatap etalase di depan saya dengan mata berbinar. “Waaaahhhh, bagus banget sepatunya,” kata saya sambil menunjuk sepatu boots berbahan kulit dan berwarna dusty pink. Suami saya hanya tersenyum kecil lalu berujar: “Ada apa sih dengan kamu dan sepatu?” Ya. “Ada apa…

Saya dan Film India

Sebagai generasi yang lahir pertengahan 1980an, saya adalah generasi MTV yang masa pembentukan karakternya dihiasi dengan menonton boyband lalu lalang di televisi. NSync, Westlife, Backstreet Boys, Boyzone adalah sederet grup yang wajah para personilnya menghiasi dinding kamar saya, berdampingan dengan poster para pemain sepak bola. Namun, selain sebagai generasi MTV, saya juga adalah generasi 90an…

Seorang Penulis yang Bertanya pada Dirinya Sendiri

Seorang penulis suatu hari bertanya pada dirinya sendiri. Apa jadinya jika dunia kehabisan kosakata? Akankah diksi menjadi sunyi? Tak ada lagi awalan atau akhiran? Tak perlu lagi imbuhan? … Pertanyaan-pertanyaan itu tak kunjung ia temu jawabnya. Tapi setengahnya ia tak lagi peduli. Toh, kata sekarang makin kehilangan makna. Tak lagi diperhatikan tanda bacanya. Tak lagi…