-
Mukiyo in Action
Mungkin puisi-puisi berikut bisa menjelaskan mengapa Tulkijem begitu terperdaya oleh Mukiyo 🙂 “Bandung sudah lewat, Tapi aku bawa sesuatu, Untuk hati yang selalu tertambat, Untuk cinta yang kian lekat, Untuk kekasihku: Hayu” (ZH, 2006) — “Barangkali aku bukan lelaki sempurnamu, Bisa jadi aku juga bukan kekasih harapanmu, Tapi satu yang pasti, Aku selalu mencintamu, Hayu.… →
-
Kebahagiaan yang Sederhana
“Success is getting what you want, happiness is wanting what you get” (Anonymous) … Semakin modern kehidupan seseorang, seringkali semakin komplekslah ukuran-ukuran kebahagiaannya. Misal, anak sekarang baru bahagia jika punya Blackberry. Orang tua sekarang baru bahagia jika mampu membelikan anaknya Ipad. Pasangan sekarang merasa bahagia jika bisa tamasya ke Pulau Bali. Atau anggota DPR yang… →
-
Circle Route
Cinta itu kadang seperti circle route. Seringkali kita harus menempuh jalan panjang dan berliku, hanya untuk kembali ke tempat yang sudah kita tahu sebelumnya. Seseorang yang saya kenal dengan baik, harus menempuh perjalanan hingga Kalimantan. Menjalani pengayaan batin di Bandung dan Surabaya, hanya untuk pulang ke Jogja, lalu menikahi perempuan yang pernah dilihatnya sekilas, bertahun-tahun… →
-
Puisi Akademis
Di negeri ini, gerimis tak lagi liris Kata-kata sudah hilang makna Yang ada hanya mempedulikan tema dan tanda baca Di negeri ini, hidup bertumpu pada analisis Jangan berkata jika tak ada sumbernya Jangan berprasangka jika tak ada data Inilah negeri di mana puitis harus mengemis Negeri di mana imajinasi menjadi najis Negeri yang penuh puisi… →
-
New Year, New Hope
Jujur. Saya jarang merencanakan resolusi setiap awal tahun. Target sih ada. Keinginan juga pasti iya. Tapi saya tak begitu suka merumuskan. Saklek pada rentetan daftar yang ujung-ujungnya hanya menjadi beban. Saya ingin setengah mengalir saja. Mengikuti kemana langkah saya menuju. Meski bukan berarti tanpa tujuan, karena bagaimana kita tahu kemana kita harus menuju kalau kita… →