• Klub LDR (Bagian 2)*

    *Dimuat di Majalah Kartini Edisi November 2018 – Januari 2019 “Trtttt…trrrr…trtttt” ponselku bergetar di atas meja. Aku tersentak bangun dari tidurku dan meraba-raba meja untuk meraihnya. “Halo? Nes?” suara Yan terdengar dari seberang. “Whoammmm, ya?” jawabku dengan suara serak. Mata sepatku melirik ke arah jam di dinding. Pukul 12.20 dini hari. Aku dan Yan memang

  • Klub LDR (Bagian 1)*

    *Dimuat di Majalah Kartini Edisi November 2018 – Januari 2019 Prolog Simply Coffee hari ini tak terlalu ramai. Aku duduk di salah satu sudut dan sedang mengecek pesan di grup WhatsApp, saat barista datang membawa pesananku. Kulirik sekilas tanda nama di dada kirinya: “Bas”. Sudah jadi kebiasaanku memang untuk selalu mencari tahu siapa orang yang

  • Salju Turun Sedikit Terlambat*

    *dimuat di Majalah Kartini edisi Maret – April 2018 Tak seperti orang Indonesia pada umumnya yang memuja musim panas dan matahari, aku begitu memuja musim dingin. Terutama saat-saat ketika salju turun dan membentuk hamparan karpet putih sejauh mata memandang. Aku tak bisa tidak jatuh cinta. Salju telah menjelma irama batin yang kurindu saban waktu. Salju

  • Penjual Bunga di Clemenstorget*

    *dimuat di Media Indonesia, 3 Desember 2017 “Hhhh hhhh hhhh,” aku berlari terengah-engah menuju tempat pemberhentian bus. Dan saat itulah lagi-lagi aku melihat dia. Dia yang selalu tersenyum setiap kali mata kami bertemu. Dia yang selalu menyapa “hej hej [1]” setiap pagi saat aku terburu-buru mengejar bus dan melewati kiosnya. Begitu terus setiap hari. Tak

  • The Old Man*

    *Published in The Jakarta Post, October 9, 2017 I glanced at my phone. Two missed calls. The clock showed it was 2 a.m. Yet, I was barely able to sleep — thanks to the old man who lived in apartment 1401 on the 5th floor. An apartment opposite my building whose windows weren’t curtained and