• Cinta dalam Secangkir Kopi

    Belakangan ini, aku sering memesan kopi kesukaanmu. Kopi berasa yang kau tahu pasti tak pernah kusuka. Tapi aku memesannya bukan karena telah berganti selera. Aku memesannya karena cinta. Karena kita.   Ya, kita.   Dengan memesannya, kubayangkan kau tengah duduk di sampingku. Menikmati setiap teguk kopi favoritmu itu. Dengan memesannya, kuharapkan kau ada di sisiku.

  • Kita, dan Kesunyian Masing-masing

    Di sana, Kau berkawan dengan bosan. Sepi tak henti berlalu lalang. Dan lengang menjelma rindu, Mengetuk-ngetuk pintu kesabaranmu.   Di sini, Keterasingan menjadi rutin. Sepi mampir saban hari. Dan rindu menjelma harapan. Mendamba pelukmu barang sebentar.   Jarak merengkuh kita dalam nasib yang sama. Memunculkan hening. Menyemaikan nelangsa.   Ah, Kita dan kesunyian masing-masing…     Jogja-Lund

  • On Our Fifth Year

    We’ve been together for almost eight years Married for exactly five years I can still remember the day you proposed One of the precious moments I love the most … Through all the ups and downs, things have never been easy But I will always love you unconditionally We’ve come so far yet it’s barely

  • Happy Birthday

    Happy birthday, my dear husband After 7 years, your birthday remains a special moment For you I pray good health and good wealth And to be always blessed in every step you take Do not judge life from its cover Somehow I believe we can make the world better And though you’re not an easy

  • Kisah Para Sepatu

    Satu demi satu, Sepatu-sepatu mulai bertingkah mendedah kisah Bertutur kata layaknya manusia “Memangnya kamu saja yang punya cerita,” begitu kata mereka   Satu demi satu, Sepatu-sepatu mulai bertingkah mendedah kisah   “Aku sepatu yang paling disayang” kata sepatu tertua Wajahnya usang pertanda usia   “Tapi aku yang paling cantik” tukas si sepatu batik “Setiap memakaiku