Puisi ini saya buat atas curhatan seoran teman kepada saya. Katanya, dia sedang kangen pada pria-nya yang ada nun jauh disana. Semoga kamu suka Sar, dan semoga ini bisa sedikit mengurangi beban kehilanganmu kemarin (turut berduka cita, ya..)

—

“Untuk dia yang ada disana”

Puisi ini seperti rekan

Yang menemaniku berkawan dengan bosan

Kutulis dan kucoba sampaikan padanya

Pada seseorang yang ada jauh disana

…

Waktu kini terasa kian menua

Tapi kau tahu aku masih belajar setia

Maka ketika kau menoleh

Kupastikan aku masih berdiri disana

Ditempat pertama kita jatuh cinta..

—

3 responses

  1. seperti sekutum mawar, seindah apapun dia tak mungkin tanpa duri. yang datang hanyalah sepi, yang pergi hanyalah mimpi. yang abadi adalah jiwa yang meridu akan wajah-NYA..

  2. @wow, kalimat yang indah, terima kasih sudah disisipkan disini ^_^

  3. tengkyu hay.. so sweet…

    semoga ia masih menunggu di sana..
    dengan tatapan yang sama..

Leave a comment

The author

Hayu Hamemayu is a word bender, whose work has appeared in The Conversation Indonesia, The Jakarta Post, Media Indonesia, Kompas, Majalah Kartini, Indonesia Travel Magazine, and The Newbie Guide to Sweden among others.