Bagaimana Caranya Merindumu?

“Sengaja tak lagi kulirik jam yang berdetik.

Agar tak terasa lama, saat-saat kita kembali bersua.

Karena sungguh, aku tak tahu lagi bagaimana caranya menunggumu.

Bait-bait kangenku mulai sumbang.

Kalimat-kalimat rinduku mulai berulang-ulang.

Mungkin rasaku telah kehabisan kosakata.

Menantimu telah mementahkan semua frasa.

Atau mungkin sudah saatnya kamu pulang.

Agar semua kerinduan ini cukup tersampaikan dalam satu pelukan.”

Jogja-Lund

7 Oktober 2016

Pasangan dan Bahasanya Masing-masing

“Kamu, beneran kangen suamimu atau cuma gegayaan aja sih?” tanya seorang kawan pada suatu hari.

Saya menatapnya dengan tatapan heran sebelum menjawab: “Ya kangen beneran lah, masak enggak?”.

“Ya, soalnya kalau sedang bersama pun kalian lebih sering berantem kan?” tambahnya sambil tertawa geli.

Saya pun ikut tertawa.

Kawan saya itu benar. Saya dan pasangan saya memang sering sekali bertengkar. Memperdebatkan hal-hal sepele. Meributkan hal-hal yang mungkin tidak perlu dibahas.

Continue reading “Pasangan dan Bahasanya Masing-masing”

Sajak Cinta-Rangga

Kemarau yang basah,

Membawa serta rindu yang gelisah

Sementara batin terus bertanya,

Akankah kita kembali bertemu setelah tujuh purnama?

Juli yang dingin,

Membawa serta kenangan delapan musim

Sementara hati tak sabar menunggu,

Menanti sehari terasa sewindu

Aku dan kamu bukanlah Cinta dan Rangga,

Tapi jarak,

Menempatkan kita pada nasib yang sama..

 

Jogja-Lund

28 Juli 2016

Hujan Bulan Juli

“Masih ingatkah engkau?

Pada hujan di bulan Juli?

Pada gerimis yang tetiba hadir

Dan rintik memantulkan senja,

Pada kaca-kaca jendela?

Tak ada yang lebih liris,

Dari gerimis di bulan Juli

Tak ada yang lebih cantik,

Dari rintik di bulan Juli

Dan tak ada yang lebih rindu,

Daripada kau dan aku”

 

(Terinspirasi dari Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono)

 

Jogja-Lund

26 Juli 2016

You, yes You!

Some people said we live a perfect love.
We met, and we just knew that we’re right for reach other.

Maybe it’s true.
Or maybe it isn’t.

Our love story is not just a fate.
It’s not something we simply take for granted.
We work on it every single day.

Life isn’t some romantic comedy movies.
Our love has its fights, its tears, its miseries.

Sometimes we even hurt each other.
So bad until we thought that life before us was so much easier.

But now, after being husband-less for the last five months, I realize that we’re better, we’re stronger, we’re happier, when we are together.

Happy birthday, sweetheart!
Maybe life was easier when I was just by myself.
But I don’t want an easy life.
I want YOU!

Jogja-Lund
July 17, 2016

Tapi Rindu

Kembang tak pernah mengeluh,

Pada angin yang membuatnya jatuh.

Pasir tak pernah berisik,

Saat laut mendadak surut, atau beriak naik.

Sementara aku terus mengeluh.

Tentang jarak yang membuatku rapuh.

Sungkan aku pada kembang,

Malu aku pada pasir,

Tapi aku takluk,

Pada rindu.


Jogja-Lund

18 Juli 2016