Iklan Yang Saya Suka

Berhubung tidak ada satupun acara TV yang layak tonton menurut saya, maka saya jadi lebih suka memperhatikan dan menonton iklan. Mencoba menganalisisnya dari perspektif keindahan maupun melihat pesan yang hendak disampaikan. Berdasarkan pengamatan saya, ada juga iklan-iklan yang indah, baik secara isi (substansi) maupun tampilan (visual). Iklan yang tak hanya mementingkan satu kata yaitu: Jual!….

“Dikejar-kejar” Pemilu

Pemilu Legislatif yang berlangsung beberapa bulan lalu, menyisakan satu perasaan untuk saya, yaitu saya merasa dikejar-kejar Pemilu. Dikejar-kejar untuk menggunakan hak pilih, seolah saya tidak berniat memilih saja (memang tidak terlalu berminat sih sebenarnya ;)). Sewaktu saya melakukan transaksi melalui ATM sehari sebelum hari pencontrengan tersebut, bagian bawah dari print out yang saya terima bertuliskan…

Polusi Iklan

Anda pernah tidak, berada di jalan raya dan merasa diri Anda dijejali dengan begitu banyak polusi iklan? Kalau saya, iya, sudah lama saya merasakannya.. Begitu banyak iklan yang terpampang di jalan-jalan yang saya lalui setiap hari. Baik yang berupa baliho, spanduk, atau sekadar leaflet tertempel di pohon. Lalu ditambah iklan-iklan yang dicat di bus, andong,…

Inefisiensi Iklan

Dalam masyarakat yang sarat kapitalisme industri ini, iklan, melalui medium apapun, telah menjadi realitas sehari-hari yang tidak terelakkan (sama seperti handphone! lebih jelas, baca di postingan saya sebelumnya yang berjudul: Negeri Reg ). Jangankan di televisi, di jalan pun kita dijejali dengan berbagai informasi yang sarat satu makna: Beli!! Beli!! dan Beli!!. Intinya adalah penciptaan…