Membawa atau Tidak Membawa Keluarga saat Bersekolah di Luar Negeri

Pertimbangan finansial

Tung itang itung finansial ini menyangkut, tapi tidak terbatas pada: jenis dan besar beasiswa atau pembiayaan yang diperoleh, durasi studi, biaya hidup di negara tujuan, gaya hidup sehari-hari (makan, transport, leisure), dan safety net.

Jenis dan besar beasiswa beraneka ragam. Ada yang hanya mencakup biaya sekolah. Ada juga yang mencakup biaya hidup penerima, bahkan biaya hidup keluarga. Saat studi Master (2011-2012), saya dan suami menerima beasiswa yang sama yaitu Australia Awards (AAS) . Jenis beasiswa ini tidak mencakup biaya hidup keluarga di periode kami (dulu pernah tercakup dalam komponen beasiswa, tapi sejak 2005 dihilangkan), sementara kami waktu itu sudah punya satu anak. Biaya hidup di Perth sendiri cukup tinggi gara-gara booming pertambangan dan biaya penitipan anak tidak gratis. Tapi dengan kondisi kami yang sama-sama memperoleh beasiswa, kami mengambil pilihan itu. Plus, dengan sumber beasiswa dari pemerintah Australia, kami mendapatkan beberapa hak seperti potongan dan subsidi biaya childcare dari Centrelink dan imunisasi gratis untuk anak. Meskipun, untuk biaya kesehatan yang lain, kami harus mengeluarkan biaya asuransi sepanjang durasi tinggal yang lumayan, bahkan sejak sebelum berangkat.

Untuk saat ini, pembiayaan studi suami berasal dari kampus. Karena logika S3 di Swedia itu bekerja, maka dia digaji dan membayar pajak (sekitar 35%) seperti penduduk yang lain. Karena membayar pajak itulah, saya dan anak-anak (sebagai dependants) punya hak-hak yang sama dalam hal pendidikan dan akses kesehatan dengan penduduk Swedia. Artinya, biaya sekolah dan asuransi bisa dicoret dari daftar yang harus dipersiapkan.

Tapi, ini belum tentu berlaku untuk yang studi S2 dengan biaya dari pemerintah Indonesia atau pemerintah Swedia. Durasi studi juga berpengaruh ke hak-hak yang berlaku. Misal, di Swedia, setiap penduduk berhak mendapatkan personnummer, semacam NIK yang menjadi penentu banyak hal 😀 . Tapi, nomor ini hanya bisa diperoleh kalau durasi tinggal dan studi di Swedia minimal satu tahun.

Soal visa/ijin tinggal juga sedikit berbeda. Beasiswa AAS mengcover pengurusan visa, jadi waktu itu kami hanya perlu membayar untuk anak saja. Sementara untuk yang studi S3 ini kami membayar biaya pengurusan ijin tinggal untuk semuanya, dan memperbarui setiap tahun atau setiap dua tahun tergantung kontrak. Begitu juga dengan tiket pesawat ke negara tujuan. Karena S3 ini logikanya bekerja, biaya transportasi saat pertama datang tidak ditanggung oleh Lund University (tempat suami menjalani S3), melainkan harus ditanggung sendiri sesuai jumlah rombongan sirkus yang dibawa. Hehehe.

Biaya hidup di Swedia tidak bisa dibilang murah, tapi Lund sedikit lebih terjangkau daripada kota besar seperti Stockholm atau Gothenburg. Sekali makan siang di Lund, biayanya sekitar 90-100 kronor atau sekitar Rp. 150.000 (untuk menu lengkap ya, bukan jajan cemilan). Kalau jajan kayak kebab atau falafel masih bisa dapat harga setengahnya. Kelebihan lainnya, Lund itu kecil, jadi kemana-mana bisa bersepeda atau jalan kaki jika ingin menghemat biaya transportasi. Untuk makan, di manapun negara tempat studi, kalau menu makan tidak diubah (harus Asia apalagi harus Indonesia), pasti biayanya lebih mahal. Jadi, fleksibilitas perut untuk tidak harus makan nasi dengan lauk pauk gaya Asia setiap hari juga menentukan tingkat pengeluaran di negeri orang. Hehe. Masak sendiri juga jauh lebih murah daripada jajan terutama jika berbelanja ke warung atau pasar grosir.

Selanjutnya tentu saja soal safety net. Kalau memang beasiswa yang diperoleh terbatas, bisa dicek apakah tabungan atau sumber lain bisa menjadi cadangan. Semisal, adakah kemungkinan pasangan bekerja untuk memperoleh penghasilan tambahan? Baik jenis visa dan ijin tinggal di Australia dan Swedia memungkinkan hal ini. Tapi mencari pekerjaan bagi pasangan di Australia lebih mudah terutama di sektor informal.

Sebagai gambaran, berikut saya rangkum biaya-biaya untuk dua jenis pembiayaan yang pernah kami terima.

Jenis biayaAASDoctoral Position Internal Funding
Visa/Ijin TinggalAwardee ditanggung, keluarga tidakBaik awardee maupun keluarga tidak ditanggung
Tiket ke negara tujuanAwardee ditanggung, keluarga tidakBaik awardee maupun keluarga tidak ditanggung
Asuransi KesehatanAwardee ditanggung, keluarga tidak. Asuransi untuk keluarga dibayarkan sebelum berangkatDitanggung oleh Pemerintah Swedia begitu memperoleh personnummer jadi tidak perlu membayar di awal
Childcare/PreschoolTidak gratis tapi mendapat subsidi dari CentrelinkBesarnya ditentukan oleh jumlah pendapatan keluarga
SekolahKurang tahu karena waktu itu anak saya belum usia sekolahGratis selama bersekolah di kommun (kecamatan) yang sama dengan tempat keluarga yang bersangkutan tinggal/membayar pajak
Biaya hidupDibayarkan sebagai tunjangan setiap dua minggu sekaliDibayarkan sebagai gaji setiap bulan

Secara umum, baik di Australia mapun Swedia, jenis pengeluaran pokok yang perlu dikeluarkan mencakup: sewa tempat tinggal, biaya listrik, biaya pulsa HP dan internet, transport, makan dan minum, serta lain-lain (belanja buku, pakaian atau alat-alat rumah tangga).

Published by

Hayu Hamemayu

A dreamer who simply loves to write and capture memories..

2 thoughts on “Membawa atau Tidak Membawa Keluarga saat Bersekolah di Luar Negeri

  1. kalo kami, keputusan untuk pindah malah berasal dari kami berdua. yang agak berat malah keluarga yang ditinggal, apalagi yang ngga pengen jauh-jauh. cuma ya, gimana bisa memberi pengertian dan terus menjalin komunikasi.

    1. Hahaha, iya, kami pun begitu, keluarga besar yg agak berat, apalagi belum lama pulang dari Australia pas itu, tapi syukurlah bisa ngertiin 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s